resume Harlah ke-12 Unusa: Peduli Kesehatan Masyarakat, Angkat Pidato Ilmiah Tentang Kesehatan
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) merayakan Hari Lahir ke-12 dengan fokus pada kesehatan masyarakat, menegaskan komitmennya sebagai institusi yang peduli terhadap isu-isu kesehatan. Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Unusa yang melampaui usia, terutama dalam hal akreditasi dan kualitas layanan. Unusa berencana memperluas program studinya dengan membuka PPDS Jantung dan Obgyn, S2 Kesehatan Masyarakat, serta Pendidikan Profesi Gizi, menunjukkan visi universitas dalam membaca kebutuhan masa depan dan berorientasi pada inovasi serta kemanfaatan.
Dalam pidato ilmiah yang menjadi bagian dari perayaan Harlah, tiga dosen Unusa mengangkat topik-topik kesehatan yang relevan. Dr. dr. Ardyarini Dyah Setiari, SpPD FINASIM, membahas pentingnya pencegahan dini Penyakit Ginjal Diabetik (PGD) pada pasien DM Tipe 2, mengingat tingginya risiko morbiditas dan mortalitas serta biaya pengobatan yang besar. Dr. Yurike Septianingrum, S.Kep., Ns., M.Kep., menyoroti model dukungan manajemen diri dalam transisi perawatan pasien stroke, mengingat stroke sebagai masalah kesehatan global dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.
Agus Aan Adrianyah, S.KM., M.Kes., memperkenalkan model social competence untuk meningkatkan kinerja bidan dalam pelayanan Postnatal Care (PNC). Model ini bertujuan untuk membekali bidan dengan keterampilan teknis dan kemampuan sosial-emosional yang kuat, memungkinkan mereka memberikan pelayanan yang lebih komprehensif dan efektif. Inisiatif ini mencerminkan upaya Unusa dalam memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendidikan dan inovasi.
Referensi : Harlah ke-12 Unusa: Peduli Kesehatan Masyarakat, Angkat Pidato Ilmiah Tentang Kesehatan
Lihat juga blog teman saya : Dhina

Comments
Post a Comment